Klik yaaaaaaaaaaa!!!

Kamu Pengunjung Ke-

September 01, 2011

Plagiat, Aku atau Dia?

Kali ini kita bakal bahas tentang "Plagiat". Pasti kata yang satu ini udah ga asing lagi kan???!!!! Yap betul, kata plagiat sering mondar-mandir di tv terutama saat para ratu dan raja GOSIP mengudara di layar kaca. Si band D lagunya hasil plagiat dari band M atau si boyband S plagiator boyband dari negara K dan si si si bla bla bla lainnya.

Tapi sayangnya, kata plagiat ini ternyata sudah tidak asing lagi nih disebut-sebut di kehidupan sehari-hari. Ini yang jadi sumber dari FITNAH loh kawan!
Jangan sampai kalian juga ikut terperosok dalam jurang yang menyesatkan tentang plagiat yaaaaaaaa.... Menuduh itu bisa merugikan banyak orang termasuk diri kamu sendiri. Celotehan saya kali ini semoga bisa sedikit membuat pencerahan tentang apa sih yang namanya Plagiat itu.


Plagiat sebenarnya berasal dari kata Plagiarisme yang artinya adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri.(Wikipedia)
Pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dsb) sendiri, msl menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan. (artikata.com)
Dalam arti sempit sering sekali diartikan sebagai kecurangan. Dan jangan salah tindakan ini merupakan tindak pidana!





Sebenarnya, dari banyaknya pengertian mengenai plagiat ini kita masih sangat sulit untuk menentukan apakah suatu tindakan kita bisa dikatakan plagiat atau bukan. Saya mencoba mengambil sebuah contoh dari sebuah buku berjudul Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah, Felicia Utorodewo dkk. Yang dapat digolongkan pada tindakkan plagiat adalah :
  • Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri,
  • Mengakui gagasan orang lain sebagai pemikiran sendiri
  • Mengakui temuan orang lain sebagai kepunyaan sendiri
  • Mengakui karya kelompok sebagai kepunyaan atau hasil sendiri,
  • Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal-usulnya
  • Meringkas dan memparafrasekan (mengutip tak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya, dan
  • Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumbernya, tetapi rangkaian kalimat dan pilihan katanya masih terlalu sama dengan sumbernya.
Yang digolongkan sebagai plagiarisme:
  • menggunakan tulisan orang lain secara mentah, tanpa memberikan tanda jelas (misalnya dengan menggunakan tanda kutip atau blok alinea yang berbeda) bahwa teks tersebut diambil persis dari tulisan lain
  • mengambil gagasan orang lain tanpa memberikan anotasi yang cukup tentang sumbernya
Yang tidak tergolong plagiarisme:
  • menggunakan informasi yang berupa fakta umum.
  • menuliskan kembali (dengan mengubah kalimat atau parafrase) opini orang lain dengan memberikan sumber jelas.
  • mengutip secukupnya tulisan orang lain dengan memberikan tanda batas jelas bagian kutipan dan menuliskan sumbernya.
Mungkin dari contoh di atas lebih mengarah pada plagiat di segi tulis-menulis. Namun di luar itu semua masih banyak segi kehidupan yang di dalamnya ada unsur plagiatisme. Di bawah ini saya cantumkan beberapa contoh kasus plagiat di dunia musik.
- Peterpan (Di Atas Normal) => Muse (Jimmy Cane) - (http://www.youtube.com/watch?v=g1uOqfka00M)
- Intan RJ (Iri) => T.A.T.U (All About Us)
- The Changcutters (Pria Idaman Wanita) => Rolling Stones (Not Fade Away)
- Aura Kasih (Mari Bercinta) => Eve Feat Sean Paul ( Give It To You)
- Hello Band (Pejuang Cinta) => Maroon 5 (Makes Me Wonder)
- Hello ... Login atau Register untuk lanjutkan baca!

Selain itu, ada juga indikasi bahwa band viera juga terlibat kasus plagiat. lebih lengkap tentang ini silahkan klik  link ini :
http://dindasmart.com/blog/2009/10/18/6-lagu-plagiat-vierra-band/ 

Atau Boyband SMASH yang dianggap sebagai plagiat dari boyband asal Korea. Tuduhan ini untungnya ditanggapi dengan positif oleh SMASH, walau sempat mengganggu kenyamanan mereka. Karena berita ini bermunculanlah para hater atau anti-fans dari boyband yang digawangi 7 orang pria itu. Bahkan, saat SMASH menduduki singgasana sebagai trending topic di twitter, para anti-fans mereka yang sebagian tergabung sebagai pecinta K-POP seakan kebakaran jenggot sampai-sampai mereka berlomba dan mencoba     merebut tahta itu dari SMASH.



 Trending topic ini bahkan mengundang komentar negatif dari beberapa orang.


“Smash Indonesia & 7icons. Mereka copycat tingkat master. Thats all about them i can say #justsayin,” tulis akun @HusnaSafira.
“3 tranding topic tercacat tersampah —> SMASH INDONESIA, #smashblast, 7ICONS,” tulis akun @alvinlaurentt.

"Ya malah kita berterima kasih ya. Soalnya kan yang melihat kita jadi makin banyak. Salah satunya di Youtube. Jadi kita bisa di sini juga karena mereka," ujar Rangga ketika ditemui di Resto Sedap Alami, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat (5/1).

Oke di sini saya berdiri sebagai pihak netral, saya bukan anti-fans dari SMASH atau pun orang yang fanatik pada SMASH. Saya juga bukan ingin memojokkan para pecinta K-POP yaaaa (saya suka drama korea dari saya SD sampai sekarang SMA, saya suka JGS, IU, Bigbang, dan Miss A).
Tapi ayo kita berfikir lebih pintar lagi :P, boyband sudah ada sejak tahun 1940 di UK dan US, dengan konsep dasar yang sama yaitu personilnya harus bisa menari sebagus mereka saat menyanyi. Melihat fakta itu saya bisa berkata bahwa boyband korea juga plagiat empunya boyband dong.
Nah dari sini kita harus mengerti yang namanya discovery, inovation, dan invention.(cari aja sendiri)

Kawan, ayo kita berkaca pada diri kita sendiri, sebagaimana dalam film "Wanita Berkalung Sorban" kita diajarkan agar tidak menghakimi seseorang seenak kita, karena yang berhak menbghakimi kesalahan seseorang hanya orang yang bebas dari kesalahan yang sama.



0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Bird Gadget